Studi Prospektif Penggunaan Drone Kargo di Daerah Terdepan, Terpencil dan Tertinggal (3T) dan Terdampak Bencana

Dr. Ir. Yazdi Ibrahim Jenie, ST.,MT.(1*), Chandra Liuswanto(2), Mahesa Akbar(3), Novyanto Widadi(4)

(1) Institut Teknologi Bandung
(2) Institut Teknologi Bandung
(3) Pusat Teknologi Pertahanan dan Keamanan, Institut Teknologi Bandung, Indonesia
(4) Pusat Penelitian dan Pengembangan Transportasi Udara, Kementerian Perhubungan RI
(*) Corresponding Author

Abstract


Saat ini, salah satu potensi yang menjadi fokus saat ini adalah pemanfaatan drone sebagai wahana logistik (pengiriman barang), sesuai dengan prediksi dari laporan PwC [1] di tahun 2018, yang menempatkan drone transportasi di peringkat 3 pemanfaatn drone berdasarkan nilai pasarnya. Pada artikel ini, sebuah studi prospektif terhadap implementasi drone kargo di Indonesia dijabarkan, utamanya di daerah Terpencil, Terluar, dan Tertinggal (3T) dan daerah terdampak bencana. Beberapa simulasi parametrik dilakukan untuk menganalisis faktor-faktor krusial implementasi pada enam parameter, yakni kebutuhan logistik, tipe drone, trayek, infrastruktur, regulasi, dan lini masa realisasi. Hasil dari simulasi parametrik ini menunjukkan delapan prospek implementasi drone kargo. Untuk operasi antar pulau, dalam jangka waktu dekat, pengiriman bahan medis seperti distribusi vaksin dinilai akan sangat menguntungkan. Sebaliknya, untuk operasi di area pegunungan, drone kargo masih akan terhambat masalah performanya di ketinggian. Terakhir, pada kasus daerah terdampak bencana, drone kargo dinilai sudah sangat mungkin diimplementasikan dengan banyaknya contoh riil. Di masa mendatang, studi ini menemukan bahwa operasi drone kargo dapat mencakup area yang lebih luas. Dengan memilih beberapa bandara strategis, trayek drone yang terintegrasi secara nasional dapat dirancang hanya dengan kurang dari 10 hub utama, setidaknya dalam lima tahun ke depan.

Keywords


Drone; Kargo; Daerah 3T; Daerah Terdampak Bencana; Studi Prospektif

References


M Mazur et al., Clarity from above: PwC

global report on the commercial applications of drone technology. PwC, 2016.

Peraturan Presiden Nomor 63 tahun 2020

tentang Penetapan Daerah Tertinggal tahun 2020-2024, Pemerintah Republik Indonesia , 2010

Rancangan Rencana Strategis Kementerian Desa, Pengembangan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Tahun 2020-2024, Pemerintah Republik Indonesia, 2019

McCullough et al., We say we are doing primary health care but we’re not: Remote area nurses’ perspectives on the challenges of providing primary health care services. Collegian, in press, 2021.

R Nouacer et al., Towards a framework of key technologies for drones. Microprocessors and Microsystems, vol. 77, pp. 103142, 2020.

Peraturan Menteri Perdagangan Republik Indonesia Nomor 53 Tahun 2020 Tentang Penetapan Jenis Barang yang Diangkut Dalam Program Penyelenggaraan Kewajiban Pelayanan Publik untuk Angkutan Barang Dari dan Ke Daerah Tertinggal, Terpencil, Terluar, dan Perbatasan. Pemerintah Republik Indonesia, 2020.

R Kellermann et al., Drones for parcel and passenger transportation: A literature review. Transportation Research Interdisclipinary Perspectives. vol. 4, pp. 100088, 2020.

SH Chung et al., Optimization for drone and drone-truck combined operations: A review of the state of the art and future directions. Computers and Operations Research, vol. 123, pp. 105004, 2020.

S Muller et al., Drone for the last mile logistics: Baloney or part of the solution?. Transportation Research Procedia. vol. 41, pp. 73-87, 2019.

HY Jeong et al., Truck-drone hybrid delivery routing: Payload-energy dependency and No-Fly zones, International Journal of Production Economics. vol. 214, pp. 220-233, 2019.

P Van de Voorde at al., The drone ambulance [A-UAS]: golden bullet or just a blank?. Resuscitation, vol. 116, pp. 46-48, 2017.

K Sedig et al., “Drones are a great idea! What is an AED?” novel insights from a qualitative study on public perception of using drones to deliver automatic external defibrillators. Resuscitation Plus, vol. 4, pp. 100033, 2020.

JK Zegre-Hemsey et al., Delivery of Automated External Defibrillators via Drones in Simulated Cardiac Arrest: Users' Experiences and the Human-Drone Interaction. Resuscitation, vol. 157, pp. 83-88, 2020.

J Euchi, Do drones have a realistic place in a pandemic fight for delivering medical supplies in healthcare systems problems?. Chinese Journal of Aeronautics, in press, 2020.

M Poljak and A Sterbenc, Use of drones in clinical microbiology and infectious diseases: current status, challenges and barriers. Clinical Microbiology and Infection, in press, 2019.

https://www.updwg.org/implementation/drone-optimized-therapy-system-drots/, diakses Juli 2021.

https://www.updwg.org/implementation/drug-delivery-by-drone-to-drop-zones/, diakses Juli 2021.

https://www.updwg.org/implementation/covid-19-response/, diakses Juli 2021.

Peraturan Menteri Perhubungan

Republik Indonesia Nomor 63 Tahun 2021 Tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian 107 (Civil Aviation Safety Regulations Part 107) Tentang Sistem Pesawat Udara Kecil Tanpa Awak (Small Unmanned Aircraft System). Pemerintah Republik Indonesia, 2021

Peraturan Menteri Perhubungan,

Nomor 34 Tahun 2021 tentang Peraturan Keselamatan Penerbangan Sipil Bagian22 Tentang Standar Kelaikudaraan untuk Sistem Pesawat Udara yang Dikendalikan Jarak Jauh (Remotely Piloted Aircraft System), Pemerintah Republik Indonesia, 2021

Peraturan Menteri Perhubungan,

Nomor 37 Tahun 2020 tentang Pengoperasian Pesawat Udara Tanpa

Awak di Ruang Udara yang Dilayani Indonesia, Pemerintah Republik Indonesia, 2020

https://regional.kompas.com/read/2021/02/16/17190451/ribetnya-vaksinasi-covid-19-di-pulau-pulau-terpencil-nias-selatan-banyak?page=all, diakses Juli 2021.

https://www.kompas.id/baca/utama/2018/08/12/bangun-hunian-sementara?status=sukses_login&status_login=login diakses Juli 2021.

https://www.google.com/maps/d/u/0/viewer?mid=1TDxT5WClGqjF74Ngw4iT4C5TCoNW8Kwd&ll=-8.564153342835601%2C116.50417104174426&z=10, diakses Juli 2021

http://edition.cnn.com/2010/WORLD/americas/01/18/haiti.airdrop/index.html, diakses Juli 2021.




DOI: http://dx.doi.org/10.25104/wa.v48i2.485.31-46

Article metrics

Abstract views : 632 | views : 256

Refbacks

  • There are currently no refbacks.


Creative Commons License
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

WARTAARDHIA Indexed by:

Sinta Science and Technology IndexGoogle ScholarDirectory of Open Access JournalIndonesian Scientific Journal Database (ISJD)ROAD: the Directory of Open Access scholarly ResourcesPKP IndexGarudaDimensionsDimensions

Copyright of Warta Ardhia (e-ISSN:2528-4045, p-ISSN:0215-9066) Sekretariat Jurnal Transportasi Udara, Jl. Medan Merdeka Timur No. 5 A Jakarta Pusat 10110. Tlp. (021) 34832944, Fax. (021) 34832968. Email:litbang_udara@yahoo.co.id; warta.ardhia@gmail.com.

    Creative Commons License 
This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

Web
  Analytics View My Stats